![]() |
| Ujicoba rangkaian kereta "Djoko kendil" Sebelum dikirim ke Solo |
Mereka dan para pemuda Amka (Angkatan Moeda Kereta Api) berhasil merebut Perkereta apian dari tangan Jepang ke pangkuan Ibu pertiwi.
Peristiwa tersebut diperingati sebagai hari Kereta api Nasional. Selamat Ulang tahun PT Kereta api Indonesia. Merdeka....
===============================
Beberapa rangkuman kronologis peristiwa pengambilalihan perusahaan Kereta api dari tangan Jepang ke pangkuan Ibu Pertiwi.
(Sumber Catetan: Statusnya Bang Bayu dwi ortista, 3 Tahun yang lalu).
1. Walau kondisi komunikasi tidak secanggih sekarang, tetapi jarak Bandung-Djakarta tidaklah terlalu jauh untuk dapat mengenal yang telah terjadi disana, Jakarta.
2. Dua hari setelah Indonesia Merderka, di Bandung dibentuk Dewan Bayangan yang siap mengambil ahli Perkereta apian.
3. Dewan tersebut diurus oleh pengurus harian terdiri atas Moh. Ismanggil (ketua) dan dibantu oleh Mr. Suwahyu dan Ir. Moh. Effendi.
4. KNID atau Komite Nasional Indonesia Daerah (semacem DPRD kah ?) di Bandung memutuskan agar semua kantor dan instansi pemerintahan di Bandung diambil Ahli.
5. Tindakan ini perlu segera diambil agar tidak kedahuluan oleh Belanda dan sekutu yang akan datang ke Indonesia.
6. Amka (ankatan muda kereta api) telah melakukan persiapan dan Langkah langkah nyata kearah itu.
7. Cara yg mereka tempuh adalah dengan mengadakan pendekatan dengan pimpinan kantor jepang agar pengambilan berjalan mulus.
8. Pagi hari (28 September 1945),beribu ribu pegawai K.A telah siap berkumpul dihalaman depan balai besar Ka di Bandung.
9. Ribuan pegawai tersebut berkumpul untuk mengambil alih kantor tersebut.
10. Pada hari itu, pejabat Jepang yang ada dikantor Balai Besar Ka Hanya Seorang perwira.
11. Beliau bernama Yotis Matsu. Yaitu kepala tetsu dokyuku cho.
12. Dihadapan massa, Ismanggil di dampingi beberapa pemuda bekas Seinen dan menemuinya.
13. Dinyatakan agar segala inventaris dan peralatan Ka yang mereka gunakan Segera dikembalikan.
14. Pimpinan kereta Jepang telah mengerti dan tidak melakukan tindakan yang bisa mengeruhkan suasana.
15. Sudarmadi, dibantu AbuSufyan dan Harun menurunkan bendera Jepang dan Mengibarkan bendera Sangsaka Merah-Putih.
16. Mereka adalah orang orang yang pertama kali mengibarkan Bendera sangsaka Merah-Putih di Halaman Balai besar Bandung.
17. Selesai pengibaran, bergemalah lagu Indonesia Raya dan Pekik Gempita "Merdeka...Merdeka".
18. Peristiwa Pengambilan Balai Besar tersebut, Ditetapkan sebagah "Hari Kereta Api".

ConversionConversion EmoticonEmoticon